20 December 2015

[sambra.biz] 
Kamis, 17 Desember 2015 saya menelepon provider TV berlangganan yang saya gunakan.

CS :
"PT M** Sk*v*sion selamat pagi, bisa dibantu?"

Saya :
"Mbak, saya mau minta ganti dekoder yang bisa HDMI."

CS :
"Baik, pak.  Untuk permintaan itu nanti ada biaya pemasangan sama biaya per bulannya sebesar sekian sekian (menyebutkan angka)."

Saya :
"Oke, Mbak.  Trus kapan pemasangannya?"

CS :
"Kami jadwalkan 2 hari lagi."

Saya :
"Berarti hari Sabtu, tanggal 19 Desember ya, Mbak?"

CS :
"Benar, Pak."

Saya :
"Oke."

Jumat, 18 Desember 2015 saya memutuskan mengubah jadwal kedatangan teknisi.

CS :
"PT M** Sk*vision selamat pagi, bisa dibantu?"

Saya :
"Mas, kemarin saya mengajukan permintaan penggantian dekoder yang bisa HD dengan jadwal teknisinya datang besok.  Saya mau ganti ke hari Minggu tanggal 20 Desember bisa?"

CS :
"Tunggu sebentar, bapak."

Saya :
"Oke."

CS (setelah beberapa waktu) :
"Baik, Bapak.  Di sini teknisi sudah menjadwalkan kedatangan pada hari Senin tanggal 21 Desember."

Saya :
"Itu dia masalahnya, Mas.  Hari Senin kemungkinan besar saya nggak ada di rumah seharian, makanya saya minta reschedule jadi hari Minggu tanggal 20 Desember."

CS :
"Baik, Bapak.  Kami akan koordinasikan dengan teknisi terkait untuk penggantian dekodernya dilaksanakan hari Minggu tanggal 20 Desember 2015."

Saya :
"Oke, makasih."

Minggu, 20 Desember 2015 jam 15.19, saya menelepon setelah teknisi yang ditunggu tak kunjung datang.

CS :
"PT M** Skyvision selamat sore, bisa dibantu?"

Saya :
"Mbak, hari Kamis tanggal 17 kemarin saya mengajukan permintaan penggantian dekoder dan hari Jumat tanggal 18 kemarin saya minta teknisi untuk datang hari Minggu tanggal 20 Desember 2015.  Bisa diinformasikan jam berapa nanti teknisinya datang?"

CS :
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Pak.  Tunggu sebentar."

Saya :
"Oke."

CS (setelah beberapa waktu) :
"Baik, bapak.  Di sini teknisi sudah menjadwalkan kedatangan pada hari Senin tanggal 21 Desember."

Saya :
"Lho?  Bukannya saya sudah minta teknisi untuk datang hari ini tanggal 20?  Saya sudah bilang dari kemarin-kemarin kalo hari Senin saya nggak ada di rumah selama seharian."

CS :
"Baik, Bapak.  Kami akan koordinasikan dengan teknisi terkait."

Saya :
"Oke."

Minggu, 20 Desember jam 19.44, saya kembali menelepon setelah yakin bahwa teknisi tidak akan datang hari ini.

CS :
"PT M*C Skivision selamat malam, bisa dibantu?"

Saya :
"Mbak, hari Kamis tanggal 17 kemarin saya mengajukan permintaan penggantian dekoder dan hari Jumat tanggal 18 kemarin saya minta teknisi untuk datang hari Minggu tanggal 20 Desember 2015, tapi ternyata nggak ada yang datang."

CS :
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Pak.  Tunggu sebentar."

Saya (mulai kesal) :
"Oke."

CS (setelah beberapa waktu) :
"Baik, Bapak.  Di sini teknisi sudah menjadwalkan kedatangan pada hari Senin tanggal 21 Desember."

Astaga!  Sebetulnya teknisinya yang keras kepala & keukeuh nggak mau ngerubah jadwal atau customer service yang nggak update informasi ke teknisi sih?  Masa' informasi dari hari Jumat masih nggak nyampe juga?

Saya :
"Mbak, dari awal saya sudah bilang kalo hari Senin saya nggak ada di rumah seharian, makanya saya minta teknisi datang hari ini.  Besok jam berapa teknisi datang?"

CS :
"Jam 2 siang, bapak."

Saya (kesal) :
"Nggak bisa, Mbak.  Saya masih di luar jam segitu, saya bisanya sebelum jam 10 pagi atau sekitar jam 4-5 sore."

CS :
"Baik, Pak.  Kalo begitu teknisi kami akan datang jam 4."

Saya :
"Oke jam 4, tapi beneran ya, Mbak.  Jangan sampai besok tau-tau jam 2 siang saya dapet telpon dari teknisi yang bilang kalo dia sudah di tempat saya.  Percuma kalo besok dia datang jam 2."

CS :
"Baik, Pak.  Besok teknisi kami akan menghubungi Bapak di nomor 08xx10xx20xx.  Mohon maaf atas ketidaknyamanannya."

Hadeeh...  Jujur saja, provider yang satu ini pelayanannya tergolong mengecewakan.  Dulu waktu mengajukan permintaan bongpas (bongkar-pasang karena saya pindah rumah), CS menjanjikan pengerjaannya akan dilaksanakan sehari setelah pelanggan menelepon.  Kenyataannya?  Empat hari kemudian teknisinya baru datang!  Waktu permintaan multi dekoder juga begitu, antara janji dengan realisasi tidak sinkron.

Jeleknya lagi, teknisi mereka tidak pernah bisa diprediksi kapan datangnya, jadi saya mesti mengalokasikan waktu seharian penuh HANYA UNTUK MENUNGGU.

Keunggulan mereka adalah kualitas tayangan yang sesuai iklan - tahan terhadap segala cuaca.  Kalau bukan karena itu, mungkin sudah saya tinggalkan provider itu dari dulu.


4 comments:

  1. Saya udah nggak pakai lagi yang vision2 gitu Pak. Pakai indihome sekarang....

    ReplyDelete
  2. nelponnya nggak pake gigit sandal khan? gegegeg

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak sih, sambil makan krupuk aja hahaha

      Delete

Updated & Recommended Blogs

Obrolan Ringan Sehari-hari

Obring 2013. Powered by Blogger.
PageRank Checker

Blog Archive