31 March 2020

thegooduniversityguide
Day 1:
Semangat, bangun pagi-pagi, semua diselesaikan tepat waktu.

Day 2:
Masih semangat, bangun sudah sedikit terlambat, semua diselesaikan tepat waktu.

Day 3:
Semangat mulai kendor, bangun makin terlambat, sudah mulai molor-molor sedikit.

Day 4-9:
Suka-suka

Day 10:
Sudah mulai serius lagi.

Semoga kita semua diberi kesehatan.

10 February 2017

[stockunlimited]
Jalan ke Masjid menuju Jumatan, ketemulah sama rombongan anak-anak SMP, cewek.  Dari jauh feeling sudah nggak enak karena mereka towal-towel sambil cekikikan.

Setelah dekat...

Anak SMP:
"Assalamualaikum!"

Saya:
"Walaikumsalam..."

Berikutnya anak-anak itu ketawa keras-keras.
"Saluut!  Salut deh gue!"
"Baru kali ini ada yang njawab!"

Hadeeh, anak kecil kok berani-beraninya nggodain orang tua...


01 February 2017

(zomato.com)
Kemarin...

Istri (I):
"Pengen bakwan malang deh."

Saya (S):
"Ayo."

I:
"Ntar ya jam 11-an sekalian makan siang."

Tepat jam 11, hujan turun.  Makan bakwan pun batal.

Hari ini...

I:
"Masih pengen bakwan malang nih."

S:
"Oke, nanti jam 2 aja ya."

Dari jam 11 hujan turun, liat jam sudah jam 2 lewat.


31 January 2017

ilustrasi: tokosarana
Kasian liat si bungsu selama ini cuma bisa ngeliat temen-temennya main sepeda, hari ini entah kenapa muncul ide untuk beli sepeda buat si bungsu.  Setelah liat di hipermarket dan nggak ada yang cocok, kami meluncur ke Pasar Rumput, Manggarai, naik Metromini karena tadinya rencana kami cuma makan siang di mall terdekat.

Di dalam Metromini...

Saya:
"Dede suka naik Metromini?"

Si bungsu hanya menggeleng berulang-ulang.

Saya:
"Kalo angkot?"

Bungsu (mengangguk).

Saya:
"Bajaj?"

Bungsu (mengangguk).

Saya:
"Motor?"

Bungsu (mengangguk).

Saya:
"Metromini?"

Si bungsu menggeleng lagi, saya tertawa geli.

Singkat cerita, kami akhirnya mendapat sepeda roda 4 yang cocok dan pulang naik bajaj.  Di sepanjang perjalanan, kami mendengar si bungsu menyanyi 'Aku Sedih' tapi liriknya diganti:

"Terimakasih, Ayah dan Ibu.
Aku punya... sepeda baru."

Para orangtua pasti tahu perasaan ini...


20 December 2015

[sambra.biz] 
Kamis, 17 Desember 2015 saya menelepon provider TV berlangganan yang saya gunakan.

CS :
"PT M** Sk*v*sion selamat pagi, bisa dibantu?"

Saya :
"Mbak, saya mau minta ganti dekoder yang bisa HDMI."

CS :
"Baik, pak.  Untuk permintaan itu nanti ada biaya pemasangan sama biaya per bulannya sebesar sekian sekian (menyebutkan angka)."

Saya :
"Oke, Mbak.  Trus kapan pemasangannya?"

CS :
"Kami jadwalkan 2 hari lagi."

Saya :
"Berarti hari Sabtu, tanggal 19 Desember ya, Mbak?"

CS :
"Benar, Pak."

Saya :
"Oke."

Jumat, 18 Desember 2015 saya memutuskan mengubah jadwal kedatangan teknisi.

CS :
"PT M** Sk*vision selamat pagi, bisa dibantu?"

Saya :
"Mas, kemarin saya mengajukan permintaan penggantian dekoder yang bisa HD dengan jadwal teknisinya datang besok.  Saya mau ganti ke hari Minggu tanggal 20 Desember bisa?"

CS :
"Tunggu sebentar, bapak."

Saya :
"Oke."

CS (setelah beberapa waktu) :
"Baik, Bapak.  Di sini teknisi sudah menjadwalkan kedatangan pada hari Senin tanggal 21 Desember."

Saya :
"Itu dia masalahnya, Mas.  Hari Senin kemungkinan besar saya nggak ada di rumah seharian, makanya saya minta reschedule jadi hari Minggu tanggal 20 Desember."

CS :
"Baik, Bapak.  Kami akan koordinasikan dengan teknisi terkait untuk penggantian dekodernya dilaksanakan hari Minggu tanggal 20 Desember 2015."

Saya :
"Oke, makasih."

Minggu, 20 Desember 2015 jam 15.19, saya menelepon setelah teknisi yang ditunggu tak kunjung datang.

CS :
"PT M** Skyvision selamat sore, bisa dibantu?"

Saya :
"Mbak, hari Kamis tanggal 17 kemarin saya mengajukan permintaan penggantian dekoder dan hari Jumat tanggal 18 kemarin saya minta teknisi untuk datang hari Minggu tanggal 20 Desember 2015.  Bisa diinformasikan jam berapa nanti teknisinya datang?"

CS :
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Pak.  Tunggu sebentar."

Saya :
"Oke."

CS (setelah beberapa waktu) :
"Baik, bapak.  Di sini teknisi sudah menjadwalkan kedatangan pada hari Senin tanggal 21 Desember."

Saya :
"Lho?  Bukannya saya sudah minta teknisi untuk datang hari ini tanggal 20?  Saya sudah bilang dari kemarin-kemarin kalo hari Senin saya nggak ada di rumah selama seharian."

CS :
"Baik, Bapak.  Kami akan koordinasikan dengan teknisi terkait."

Saya :
"Oke."

Minggu, 20 Desember jam 19.44, saya kembali menelepon setelah yakin bahwa teknisi tidak akan datang hari ini.

CS :
"PT M*C Skivision selamat malam, bisa dibantu?"

Saya :
"Mbak, hari Kamis tanggal 17 kemarin saya mengajukan permintaan penggantian dekoder dan hari Jumat tanggal 18 kemarin saya minta teknisi untuk datang hari Minggu tanggal 20 Desember 2015, tapi ternyata nggak ada yang datang."

CS :
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Pak.  Tunggu sebentar."

Saya (mulai kesal) :
"Oke."

CS (setelah beberapa waktu) :
"Baik, Bapak.  Di sini teknisi sudah menjadwalkan kedatangan pada hari Senin tanggal 21 Desember."

Astaga!  Sebetulnya teknisinya yang keras kepala & keukeuh nggak mau ngerubah jadwal atau customer service yang nggak update informasi ke teknisi sih?  Masa' informasi dari hari Jumat masih nggak nyampe juga?

Saya :
"Mbak, dari awal saya sudah bilang kalo hari Senin saya nggak ada di rumah seharian, makanya saya minta teknisi datang hari ini.  Besok jam berapa teknisi datang?"

CS :
"Jam 2 siang, bapak."

Saya (kesal) :
"Nggak bisa, Mbak.  Saya masih di luar jam segitu, saya bisanya sebelum jam 10 pagi atau sekitar jam 4-5 sore."

CS :
"Baik, Pak.  Kalo begitu teknisi kami akan datang jam 4."

Saya :
"Oke jam 4, tapi beneran ya, Mbak.  Jangan sampai besok tau-tau jam 2 siang saya dapet telpon dari teknisi yang bilang kalo dia sudah di tempat saya.  Percuma kalo besok dia datang jam 2."

CS :
"Baik, Pak.  Besok teknisi kami akan menghubungi Bapak di nomor 08xx10xx20xx.  Mohon maaf atas ketidaknyamanannya."

Hadeeh...  Jujur saja, provider yang satu ini pelayanannya tergolong mengecewakan.  Dulu waktu mengajukan permintaan bongpas (bongkar-pasang karena saya pindah rumah), CS menjanjikan pengerjaannya akan dilaksanakan sehari setelah pelanggan menelepon.  Kenyataannya?  Empat hari kemudian teknisinya baru datang!  Waktu permintaan multi dekoder juga begitu, antara janji dengan realisasi tidak sinkron.

Jeleknya lagi, teknisi mereka tidak pernah bisa diprediksi kapan datangnya, jadi saya mesti mengalokasikan waktu seharian penuh HANYA UNTUK MENUNGGU.

Keunggulan mereka adalah kualitas tayangan yang sesuai iklan - tahan terhadap segala cuaca.  Kalau bukan karena itu, mungkin sudah saya tinggalkan provider itu dari dulu.


19 December 2015

photobucket

Sudah lewat dari tanggal 18, saatnya bayar sewa kantor.  Meluncurlah ke ATM terdekat.  Berhubung untuk setiap pengambilan ada batasnya, maka penarikan dilakukan 2 kali.

Penarikan pertama, berhasil.  Uang diambil dan dimasukkan ke dompet, sementara kartu ATM sementara ditaruh di atas mesin ATM.

Tiba-tiba terdengar suara benda jatuh.

Ternyata...

Kartu ATM jatuh ke balik mesin ATM dan nggak mungkin diambil.

Bayangan jalan-jalan hari Minggu pun sirna...

13 August 2015

ilustrasi : babab.net
Setelah berbagai error yang mendera sejak awal blog.ryanmintaraga.com dibangun, tanggal 11 Agustus 2015 lalu adalah puncak dari segala toleransi saya terhadap masalah yang tak kunjung usai.

Blog saya kena error 500 yang saya curiga ada 2 kemungkinan penyebabnya :
  1. Blog saya diisengi orang (dihack) dan kena malware,
  2. Web orang lain yang hostingnya bareng blog saya kena hack, akibatnya web tersebut jadi rakus resource dan nyedot resource web lain yang satu kompleks sama dia.
Komunikasi dengan pihak hosting, mereka cenderung 'menyalahkan' saya, ya maklum sih, kadang bagian technical support yang terima chatting kita nggak bener-bener ngerti permasalahannya karena pada dasarnya mereka adalah CS (customer service), bukan teknisi.

Puncak kekesalan saya adalah ketika CPanel ikutan error.

Itulah saat saya harus mengucapkan selamat tinggal pada layanan si hosting provider & nyari provider baru.  Kontrak saya baru 2 bulan lagi selesai di situ, tapi biarin lah.

Dan sekarang, blog.ryanmintaraga.com sudah di-host di rumah yang baru, semoga tidak mengecewakan.

20 July 2015

ilustrasi : kidnesia
Istri sama anak-anak lagi ke Anyer, I'm alone. Yah, saatnya buka kulkas cari mie instan yang bisa dimakan...

19 June 2015

ilustrasi : google plus
Setelah blog berkali-kali nggak bisa diakses, akhirnya nggak tahan juga.  Lha kalo sehari sampe 3x komplain ke CS kan nggak bener.

Akhirnya komplain minta pindah server, dan dikabulkan.  Blog RyanMintaraga sekarang sedang dalam proses pemindahan server, harus nunggu 1 x 24 jam.

Moga-moga habis ini semuanya beres, soalnya opsi tinggal 2; pindah server atau pindah hosting.

08 June 2015

ilustrasi : detik.com
Hape bunyi...

Saya :
"Halo?"

Ms. Y :
"Selamat siang, kami dari Internux bermaksud mengadakan survei.  Bisa minta waktunya sebentar, Bapak?"

Saya (kebetulan memang pengguna produk Internux) :
"Oya, silakan, Mbak."

Ms. Y :
"Baik, Bapak.  Sebelumnya saya bicara dengan Bapak Ryan xxx?"

Saya :
"Betul, saya sendiri."

Ms. Y :
"Bapak pengguna Bolt dengan nomer sekian-sekian?"

Saya (heran) :
"Nggak, Mbak."

Ms. Y :
"...yang didaftarkan atas nama Ibu xxx?"

Saya (tambah heran) :
"Nggak, Mbak."

Ms. Y :
"Dengan e-mail ryan***ntara@xxx.com?"

Saya (makin heran) :
"Nggak, Mbak.  Nomer Bolt saya bukan itu, e-mail saya bukan itu, dan nomer itu didaftarkan atas nama saya sendiri."

Ms. Y :
"Oh baik, Bapak.  Kami akan periksa kembali datanya, terimakasih atas waktunya."

Saya :
"Ya, Mbak.  Sama-sama."

Oalah, kok bisa salah?  Aneh.


26 May 2015

ilustrasi : babab.net
Lagi menikmati sakit, mendadak hape bunyi, ada telpon dari nomer nggak dikenal.

Saya (lemah) :
"Halo?"

Mr. X :
"Selamat siang, Mas Ryan?"

Saya :
"Ya betul."

Mr. X :
"Saya Kevin dari Kompasiana mau ngundang Mas untuk ikut di Kompasiana TV nanti malam.  Bisa nggak, Mas?"

Saya (mikir sebentar) :
"Waduh maaf, Mas, kalo hari ini saya nggak bisa, saya lagi nggak enak badan."

Kevin :
"Oo gitu ya Mas, kalo di rumah aja bisa nggak?"

Saya (mikir lagi) :
"Waah, maaf banget nggak bisa, kondisi juga lagi drop.  Btw, temanya apa?"

Kevin :
"Tentang Internet Sehat."

Saya :
"O ya ya, sayang banget hari ini saya lagi nggak fit.  Moga-moga next-nya bisa, maaf."

Kevin :
"Oke, Mas, nggak apa-apa.  Makasih ya, Mas."

Maaf ya, kalo lagi sehat sih pasti saya mau ikutan :)


14 April 2015

ilustrasi : obatmaag.org
Cerita lama, lagi ngobrol sama istri tiba-tiba tetangga datang sambil meringis megangin perutnya.

Tetangga :
"Mbak, boleh minta makanan nggak?  Maag saya kumat nih..."

Setelah beres urusannya dan si tetangga pamit, saya cuma senyum-senyum.

Istri :
"Kenapa?"

Saya :
"Tau nggak, tu kalo dia emang beneran maagnya kambuh, boro-boro bisa jalan, bangun dari tempat tidur aja nggak bakalan bisa."

Istri :
"Kok?"

Saya :
"Mas kan punya maag.  Kalo sudah kumat, yuhuu dua hari nggak bisa bangun dari tempat tidur."

Istri :
"Ooo..."

Intinya, mungkin tetangga itu sedang lapar dan nggak sempat masak :)


10 April 2015

ilustrasi : deviantart.com

Sudah berapa hari ini jadwal kerja agak kacau karena deadline yang susah dikompromikan.  Kadang saya nyebut kerjaan semacam itu sebagai 'idealis tapi tidak realistis' dimana hasil kerja diminta maksimal sementara waktu yang saya punya minimal.

Dan setelah 'badai kerja' minggu lalu yang bikin saya hampir seminggu begadang, sudah dua hari ini kerjaan masih bisa dikompromikan sebelum ada 'badai kerja' lagi.

Karena itu, sekarang saatnya zzz...

30 March 2015

ilustrasi : firman07.com
Dari awalnya, proses developing web ryanmintaraga.com sudah menampakkan tanda-tanda mengecewakan.  Domain baru aktif setelah sekitar 12 jam, padahal biasanya 1-2 jam sudah aktif.  Login ke Control Panel juga susah, akses yang (sempat) melambat, dll.

Setelah beberapa lama, keluhan akses melambat dan susah login ke CPanel mulai lagi.  Entahlah, mungkin ini resiko pake shared hosting, jadi jika kebetulan satu kompleks sama web yang rakus resource, siap-siap aja kena getahnya berupa akses yang melambat, padahal hosting yang saya pilih juga sudah dipertimbangkan betul-betul karena kali ini saya mau serius blogging.

Sekarang lagi nimbang-nimbang upgrade ke VPS, minta pindah server, atau malah pindah hosting.  Ada saran?

13 March 2015

ilustrasi : arspi.blogspot.com
Obrolan via WhatsApp :

Klien :
"Ryan, aku habis kirim file dari klienku ya, tolong diliat dulu trus dirimu minta budget berapa."

Saya :
"Ok's"

Buka e-mail, periksa file yang harus dikirim.  OMG!  255 MB!  Singkat cerita, download complete tapi file nggak bisa dibuka.

Saya :
"Omai..."

Download lagi, 255 MB.  Download complete tapi file masih nggak bisa dibuka.  Langsung hubungin klien via WhatsApp.

Saya :
"File nggak bisa dibuka, udah download complete padahal.  Sudah 2 kali download, sudah 500-an MB sia-sia hiks."

Klien :
"Sama, di tempatku juga nggak bisa dibuka.  Nanti katanya dia mau ngirim lagi."

Saya (menelan ludah) :
"Gluk!  Berarti nanti download 255 MB lagi."

Kuota internet terancam habis :(

03 March 2015

ilustrasi : gantibaju.com
Ceritanya dapet order.  Kerjaan kelar, sekarang saatnya di-preview.

DAY 1

Klien :
"Revisi ya, ini itu ini itu bla bla bla..."

Saya :
"Oke..."

Revisi dituruti.

DAY 2

Klien :
"Revisi ya, ini itu ini itu bla bla bla..."

Saya :
"Oh?  Oke..."

Revisi (masih) dituruti.

DAY 3

Klien :
"Revisi ya, ini itu ini itu bla bla bla..."

Saya :
"Haaah?  Masih revisi?"

(Lagi-lagi) revisi dituruti.

DAY 4

Masihkah revisi?  Harap-harap cemas soalnya kerjaan lagi jadi nggak kunjung kepegang...

23 February 2015

ilustrasi : wikimedia.org
Sedang baca berita soal anak 7 tahun yang meninggal setelah dipukuli ayahnya dengan bambu, tiba-tiba saya menangis.  Apalagi setelah baca bahwa anak yang dipukuli meminta maaf pada ayah dan kakaknya, mengatakan bahwa dia menyayangi mereka, dan meminta es krim sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Sang ayah diberitakan sangat menyesali perbuatannya, namun apa daya nasi sudah menjadi bubur.  Menjadi pelajaran buat kita semua agar menyingkirkan jauh-jauh emosi ketika "menghukum" anak.


19 February 2015

ilustrasi : pinturamariareis.blogspot.com
Kamis, 19 Februari 2015 jam 05.30...

Saya (habis bangun denger alarm) :
"Sayang, bangun.  Jam 1/2 6..."

Habis si sulung bangun, saya nyiapin handuk buat dia mandi, sekalian buka gembok pagar.

Sulung (sambil ngucek-ucek mata) :
"Ayah, hari ini kan tanggal 19."

Saya :
"Terus?"

Sulung :
"Hari ini kan libur."

Saya :
"Libur?"

Sulung :
"Hari ini tanggal merah.  Imlek."

Saya :
"Haah?"

Akhirnya kita semua tidur lagi.

Gong Xi Fa Cai, Selamat Tahun Baru, Semoga Banyak Rejeki :)


13 February 2015

ilustrasi : gantibaju.com
Selama ini sulung saya berangkat sekolah dianter ojek yang dibayar mingguan Rp 70.000 untuk lima hari, nganter doang untuk jarak 2-3 km, nggak pake dipotong kalo dia nggak bisa nganter.

Hari Senin hujan deras...

Saya :
"Bang Fadil pasti nggak nganter, hujannya deres gini.  Sama aku aja."

Sulung :
"Oke, Yah..."

Hari Selasa, saya dan si sulung nyamperin rumah tu ojek karena sudah jam 06.20 dia nggak nongol juga.

Saya :
"Fadill ada?"

Ibunya :
"Oh ada, lagi tidur," kemudian memanggil anaknya.

Hari Rabu, saya dan si sulung nyamperin lagi.  Mendadak hujan turun...

Saya :
"Kamu tunggu sini ya, aku ke rumah dulu ambil jas hujan buat kamu sama Bang Fadill."

Habis ambil jas hujan, pas mo balik ke tempat tadi, mendadak si sulung balik ke rumah.

Saya :
"Lho?  Kamu kok balik?"

Sulung :
"Bang Fadilnya nggak mau nganter.  Lagi tidur padahal sudah dipanggil sama ibunya sama adeknya."

Istri (emosi) :
"Ya udah, berhentiin aja dia.  Lebih milih tidur daripada dapet duit."

Saya (emosi juga) :
"Setuju."

Maaf, tidak ada toleransi buat orang malas.  Bye bye ojek...

30 January 2015

ilustrasi : solopos.com
Obrolan via BBM

Klien :
"Dik, nanti aku datang jam 8 malam ya."

Saya :
"Ya, Mbak."

Klien :
"OK"

Saya (dalam hati) :
"Moga-moga, moga-moga, moga-moga hujan deras dan janji hari ini dicancel..."

Updated & Recommended Blogs

Obrolan Ringan Sehari-hari

Obring 2013. Powered by Blogger.
PageRank Checker

Blog Archive